Tips Mengemis dan Mengamen agar Menjadi Jutawan

Kost saya sedang gonjang-ganjing.

Sebagai seorang tetua suku *ditentukan berdasarkan jumlah semester yang paling banyak, pengaruh saya sebagai pengambil keputusan dirasa perlu untuk menjamin kedamaian dan keamanan kost *prok prok prok…pada tepok tangan..

Peraturan itu berisi klausul-klausul mengenai gerbang. WHAAAAT???!! Iya sodara-sodara, sudah 6 bulan kost yang saya tempati bersama para a-be-ge dari pelosok jawa dan sekitarnya ini, terguncang kedamaiannya.

Ihwal persoalan muncul, sejak para pengemis datang dari berbagai sudut dunia untuk menjarah receh milik anak-anak kost. Ditambah genjreng-genjreng dan kecrek-kecrek pengamen.  Rasanya kost saya ini seperti pasar tradisional. Suara pengamen dan pengemis saling bersahut-sahutan, “mbaaaaak, sedekahnyaaaaaaa…..jreeeeng…kecrek…kecrekkk”.

Hoaaaa…saya stress bukan kepalang. Lagi melamun cara memikat dosen agar skripsi ini cepat di acc, tiba-tiba dirusak oleh suara manusia yang tidak berperi-ke-skripsian.

Peraturannya sangat jelas dan terang *seperti lampu neon 40 watt, yaitu BAGI SIAPAPUN YANG DATANG ATAU MAU PERGI, GERBANG HARAP DITUTUP LAGI.

Berhasil??? Iya donk!

Populasi pengemis dan pengamen mulai berkurang wara-wiri di kost, terlihat dari grafik yang turun cukup panjang, dollar pun melemah diiringi penurunan drastis harga saham pengemis hari ini *saya langsung ditabokin pengemis dan pengamen se-Indonesia.

Okeii, take easy…saya orangnya bijaksana kok. Saya juga sering kasihan dengan pengemis dan pengamen ini. Hati nurani ini tak tega untuk mengusir atau menghardiknya *cieeeeeh. Oleh karena itu saya akan memberikan tips sukses mengemis dan mengamen agar menjadi jutawan *horaaaay…… kiss..kiss


1. Terapkan asas ekonomi supply and demand jika harga semakin murah, maka jumlah permintaan semakin banyak dan sebaliknya *Bener gak sih gitu? Harap maklum bukan anak IPS. Pengamen dan pengemis juga harap menerapkan asas ini. Kenapa?  Karena banyak nih pengemis yang songong. Main minta aja. Cuma diem sambil menengadahkan tangan, yang mau ngasih kan juga males. “Iiih.. miskin aja sombong”.

Maka cobalah untuk sedikit ramah dan baik hati, terapkan keluwesan dan bakat Anda dalam mengemis. Misalnya saat mengemis mahasiswa, “Maaaass….saya belum bayar uang sekolah anak….saya bingung Mas..Saya pengen anak saya bisa kuliah seperti Mas, biar pinter, ga kaya saya jadi pengemis. Sedekahnya Mas yang Ikhlas…Tuhan pasti membalasnya”. Inget, manggil Masnya ga usah panjang-panjang. Ntar disangka yang ngga-nggak. Ide ngemis untuk biaya sekolah anak bisa bikin Mas itu mikir “Wah, ibu ini hebat.. dia ngemis untuk anaknya biar bisa sekolah dan pinter kaya saya, saya kasih Rp.10.000,00 aaah..”. Kalo yang ngasih ada 20 orang aja, dijamin anak Anda bisa sekolah di International School.

Terus hubungannya dengan asas ekonomi tadi apa? Gak ada hubungannya! Biar meyakinkan aja. Hehehe… Sepertinya para ekonom itu, menciptakan asas ini untuk pedagang sembako, pulsa sampai Fenita Rose yang dulu gentayangan tiap sabtu di Trans7 nawarin apartemen mahal.

 2. Lakukanlah segalanya dengan hati.

 Ga hanya menulis, memasak, menari dan me- me- lainnya yang harus dilakukan dengan hati. Mengemis dan mengamen ini juga perlu dilakukan dengan segenap perasaan. Jika mengamen, maka menyanyilah dengan penuh cinta dan penghayatan. Saya pernah ngasih goceng (Rp.5000,-) untuk satu lagu latin yang dibawakan dengan ciamik. Bayangkan jika ada 100 orang yang memberi, waah…panghasilan Anda lebih besar dari PNS guru perhari. Dan siapa tahu ada produser yang menawari Anda untuk rekaman.

Begitu juga jika Anda pengemis, maka Anda harus pandai berbusana dan tentunya ‘tetep’ harus dengan hati. Tunjukanlah Anda juga pengemis yang kompeten. Anda dapat mengemis di depan kantor-kantor dan perumahan elit dengan mode yang terbaru. Padu padankan celana panjang khaki dengan kemeja putih nan necis ditambah jubah panjang warna krem. Untuk aksesori Anda bisa menambahkan Syal dan kacamata berbingkai tipis. Dijamin, Anda pasti masuk Youtube, seperti pengemis pria di China yang kaya raya. And It’s works!! Kalau bagi saya Anda lebih mirip seperti pemeran utama dalam drama-drama Korea. Hehehe

 3. Perkuat jaringan Anda.

Saya pernah membaca di media cetak, jika sekarang jaringan pengemis sudah semakin kuat di Indonesia.. Loh maksudnya seperti MLM, nanti pengemis akan merekrut orang lain untuk menjadi pengemis? Bukan gitu jugaaa, maksudnya disini pengemis dan kawan-kawan dikoordinir, untuk menentukan wilayah kekuasaan. Setiap minggu digilir kawasan yang akan dijadikan target operasi. Maksudnya biar ga bosen yang ngasih sedekah. Ntar dipikir orang lain, “Loh kok orang ini lagi. Ahh… males ngasih ahh”.

Disini juga peran teknologi sangat mendukung, pergunakan jejaring sosial seperti facebook dan twitter untuk mengetahui kondisi dan curhatan pengemis yang lain. Sehingga Anda dapat menentukan langkah yang harus Anda tempuh, guna mengumpulkan pundi-pundi uang. “Hai bro, ibu-ibu yang pake lipstik  ijo yang di gang Sambal itu baik banget lho. Tiap ngasih paling ga 50.000 gue dapet”. Hoaaa… coba berguna banget kan?

4. Buatlah acara mengemis dan mengamen seperti acara reality show layaknya di TV. Anda bisa menyewa artis ibu kota agar mengamen untuk Anda. Pasti mahal !! ya iyalaaah.. kalo mau dapet untung gede, modalnya juga harus gede. Tau kan kalo yang ngamen artis, ngasihnya ga tanggung-tanggung. Artis gitu loh..

 5. Bersedekahlah dan segera cari pekerjaan yang lebih layak

Sepertinya di antara tips yang lain, ini lah yang paling masuk akal. Ya, Anda perlu bersedekah. Lah gimana, wong saya saja minta sedekah? Hohoho, seperti ajaran guru ngaji saya, sedekah itu tidak hanya pas kita sedang tajir, pas saat kita bokek juga harus bersedekah. Justru saat bokek itulah Tuhan akan menggantinya dengan lebih banyak.  *horee… kali ini beneran tipsnya.

Carilah pekerjaan yang lebih layak, misalnya jualan gorengan, jualan es dawet, nyuciin baju orang lain, apa ajalah yang penting halal. Kan ngemis juga halal? Duitnya lumayan lagiii…???

Ciaaaat…..gimana Negara ini mau maju, kalo pikiran rakyatnya pengen yang instan. Hufth…sabaaar…sabaaaar… *tarik napas… keluarkan..

Sumber gambar dari sini

54 thoughts on “Tips Mengemis dan Mengamen agar Menjadi Jutawan

  1. wah, hati2, pengemis merajalela!,

    sekali2 coba iseng2 tanyain ke pengemis yang menetap,. (misalnya di depannya alf*mart),. mbah, om, tante, bu, pak, sehari gini itu dapet berapa?,

    jawabannya pasti horor!, yakin deh asli!,

  2. ya sudah, aq ngamen disini saja..
    jreeeengggg jrenggggg
    hanya bilik bambu, tempat tinggal kita.. tanpa hiasan tanpa lukisaaaaan..
    beratap jerami beralaskan tanah.. namun semua itu milik kita… jreng jrenggg
    namun semua ini milik kitaaaaaaaa, sendiriiiii
    jrengggg

    maksih.. klinting 500

    • Selamat bergabung Mas Dita, Anda akan benar2 membuktikan tips dari saya (ingat! resiko ditanggung sendiri). hehehe

      Mike tyson itu bukan penyanyi, tapi pemain sinetron bareng Marshanda.

  3. kalo saja ada pengemis yg baca tulisan anda ini ..pasti akan diundang utk menjadi pembicara di event2 pengemis…:)

  4. Jangan sampei pengemis baca tulisan ini, bisa kaya raya semua kayaknya ……. dan bisa2 yang punya blog pengen beralih profesi jadi pengemis juga kayaknya kalo tips ini berhasil😀

  5. salam kenal ya dari Lintasberita…wkwkwkwk gue banget nih awal ceritanya, ketua suku hihihi tapi bedanya skripsi saya dah acc,wek wek, Kuliah dimana nih kl saya dari UMY…..eh boleh tukeran link ga ? kalau berkenan silahkan saja kunjungin Link Otomatis di blog saya, jangan lupa link backnya yah..Terimakasih sebelumnya..

  6. Perkenal kn nm sy muslim
    umur sy 20 tahun
    agama islam
    jenis kelamin laki laki
    alamat simpang tiga desa bakau heni lampung selatan
    pekerjaan wiraswasta
    no hp 081929997471
    nm fb muskialaindia@yahoo.co.id
    sy berniat untuk mnjadi selebriti
    yg terkenal mau pun jd artis krna sy mmpunyai bakat yg sungguh2
    ya it mnyayi lagu india menari atau pelawak sy mhon kpda bpak/ibu produser yg sy hrmati tlnk bntu sy krna sy ingin se x mmbhagia kn ke 2 orng tua sy krna km ke luarga yg tak mampu jk bpak/ibu produser minat dngan sy tlng hubungi ke no sy
    081929997471
    sy siap kpn aj sy mau

  7. Wah, parah ini orang. Pengamen disamain kayak pengemis. Cara mereka beda kali. Pengamen itu nggak minta, beda dengan pengemis. Begok lu, penulis!

Silahkan komentarnya disini... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s