Like Father, Like Daughter

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang Bapak saya.
Seorang Bapak yang ulet, yang hatinya ibarat campuran berlian dan batu zamrud. Keras dan berkilau hijau bukan main.

Seperi layaknya hubungan Bapak dan anak, hubungan saya dan Bapak pun tidak selalu berhasil. Ada saja macam-macam selisih paham dan pandangan dengan Bapak yang terkenal alot ini ketika harus mengemukakan pendapat. Tak jarang Bapak membentak saya dan saya langsung ‘mengkeret’, seperti tikus bertemu kucing.

Inilah Foto Bapak Saya

Haa.. Bapak kalau sudah marah memang dahsyat dan menggelegar. Akan tetapi marahnya bukan yang berhari-hari. Tunggu saja beberapa jam, beliau akan mengetuk pintu kamar saya (biasanya saya sedang tertidur karena kebanyakan menangis setelah dimarahi), kemudian Bapak berkata, “Ayo kita makan ayam goreng di warung Bu Bito“. Terbit cerah di wajah saya seketika itu juga. Saya memang anak yang pandai dirayu.

Ternyata tidak hanya gennya saja yang menurun pada saya. Akan tetapi fisik, sifat bahkan penyakit pun diturunkannya pada saya *Sungguh Bapak yang baik hati. Konon menurut Ibu, sewaktu mengandung saya, Ibu sebalnya setengah mati dengan Bapak ini. Sampai malas bertemu Bapak sejak saya dalam kandungan 4 bulan sampai dilahirkan. Hahahaha…

Persamaan secara fisik, saya mendapat bentuk hidung yang besar, alis yang lebat, mata yang kecil, kuku jari seperti jengkol, rambut mekar dan tebal, kulit kuning langsat dan perut buncit. Sedangkan secara sifat, saya dan Bapak sama-sama keras kepala, tidak mudah menyerah, kurang menyukai anak kecil, suara berisik, keramaian dan udara panas.

Selain itu, Bapak yang royal mendominasi  gen dan DNA pada anaknya ini juga menurunkan penyakitnya pada saya.  Sejak usia 4 tahun saya sudah terkena Maag (Maag itu diturnkan atau bukan ya? hehehe). 10 tahun kemudian mata saya  minus mengikuti Bapak yang juga berkacamata. Semakin saya tua, saya semakin khawatir penyakit-penyakit koleksi Bapak juga diwariskan pada saya. Hihihi, kalau untuk warisan penyakit monggo Bapak saja, tidak usah berbagi dengan saya.

Dan upadate terbaru dari Bapak, Beliau minta dibuatkan  blog juga sama seperti saya *Aaargghh… saya pamer ke orang yang salah. Terciptalah Blog SuryaFarm yang masih dalam tahap pembuatan. Blog Bapak ini berisi tentang Ikan, Bunga, tanaman, wirausaha dan dunia Bapak-Bapak pada umumnya.

Doakan saya ya sobat, cepat memenuhi permintaan Bapak ini. Horor tiap hari saya di teror oleh Bapak terus.hehehe ^^

47 thoughts on “Like Father, Like Daughter

  1. Ah, ternyata ada cerita soal anak yang berbakti. Tak hanya didongeng, dunia nyata sudah jelas. Tapi,… penyakitnya itu lho,… masa sih maagh juga keturunan!

    • hihihi itu mah akal-akalan saya saja Mas Kaget (Hah? Beneran namanya ‘kaget’? saya yang jadinya kaget. hihihi)

      Penyakitnya memang saya saja yang jarang makan dan keseringan baca sambil tiduran. hihihi

      Mudah2an Bapak saya ga baca postingan ini.
      hihihi

    • Memang Ayah itu seseorang yang super.. Lebih masuk akal hebatnya dibanding superhero yang ada. hehehe

      Berarti Mas Dede aja yg ngajakin Ayahnya makan ayam. “Ayo ayah jangan marah2 terus, saya ajak makan ayam goreng yuuk”
      Pasti Ayahnya Mas Dede langsung….curiga! “hemm…tumben nih anak baik? tapi badannya ga anget??”
      hehehe

    • Kelihatan nih Bapaknya Kang Martho jago masak. Bapak saya mah jagonya nanem-nanem doang.Tapi saya sering dikerjain buat makan masakan eksperimen Bapak. Alhamdulilah sih sampai sekarang sehat Walafiat. hehehe

  2. Wah sepertinya seru itu….
    yah giliran penyakit aja di serahkan ke bapaknya semua hadeh….😀

    oia, maksih udah mau mampir ke blog ku.😀
    salam kenal juga dari loewyi.😀

  3. sebelum anda menyesal sebaiknya segera buatkan proyek blog bapak anda biar bisa dijadikan kenangan oleh anak dan cucu2nya kelak…

  4. postingan blog bapaknya puanjang ! buset dah.
    kalo boleh saran sih. isi blog itu proses keluh kesah selama pengerjaan, seperti si ikan kadang nakal godain cewek2 lewat, atau si emaknya ikan gak mau makan ngambek karena temen dia di goreng ama yg punya. kan lebih seru.🙂
    dan kelengkapan budidaya dalam file pdf yg bisa di download. biar blog lebih berwarna dan tak terlalu panjang.
    sekedar saran saja sih🙂 karena saya juga lagi pengen belajar budidaya peternakan. tapi gak tau apa🙂

    • Hahahaha… boleh..boleh…
      Itu saya yang nulis Mas. Copas aja yang penting ada isinya dulu. Soalnya bingung. Sang Bapak ini, memerintah tapi tidak memberikan file yang akan diposting. Kan saya bingung setengah mati.
      y udah yuk kita belajar peternakan bersama-sama…^^

  5. Waaaa keren bapak mu ngeblog😀
    Nyokap gue sebenernya juga pengen dibuatin blog, tapi malah dibuatin FB, sama adek pula :p
    Oiya, lapor linknya udah dipasang🙂

  6. Walau aku dan bapak ku jarang bertemu tapi aku sayang ama beliau,kerena perantara beliau lahirlah aku.jadi kangen ama bapak gara2 baca postingan ini

  7. hahaha kebanyakan orang juga gitu meliat saya sm bapak saya soalnya banyak kemiripannya terutama sifatnya, kalau fisik mah iya lah wong anaknya xixi.. saya keras dan emosian kaya bapa saya dulu wkwkw

Silahkan komentarnya disini... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s