Menikah Muda

Nikah muda... atau....

Setelah wafatnya ibu menginjak tahun ke-5, Bapak memilih menikah lagi. Keputusan itu, saya dukung dengan ikhlas. Bagaimanapun saya sebagai anak tertua, tidak tega membiarkan Bapak sendiri mengurus rumah sekaligus pekerjaannya di usianya yang tidak terbilang muda. Apalagi ditambah saat itu, saya harus meninggalkan Bapak karena kuliah di Semarang.

Bapak menikahi seorang wanita dengan dua putri yang usianya tidak berbeda jauh dengan saya. Otomatis, yang awalnya saya anak pertama, bergeser menjadi anak ke-2 dari 4 bersaudara. Waah… jadi keluarga besar…

Bukan… bukan tentang pernikahan Bapak yang akan saya bahas disini, akan tetapi tentang pernikahan muda adik tiri saya.

Usia saya dengan adik tiri saya hanya terpaut 1, 5 tahun. Saya menginjak semester akhir, sementara ia memasuki semester 3 ini. Tidak ada angin, tidak ada hujan bulan Mei kemarin, ia melangsungkan pernikahan. Suaminya pun sama-sama masih kuliah. Saya hanya garuk-garuk kepala.. “kok bisa yaa…nikah masih muda banget”.

Keputusan ini tentunya menjadi tanda tanya besar di keluarga saya. Usianya saja belum ada 20 tahun, sudah berani menikah. Tapi ternyata ia benar-benar mantap akan niatnya.

Apa boleh buat, karena mendadak, prosesi pernikahan pun sangat sederhana. saya pun tidak bisa hadir, karena bertepatan dengan jadwal pemeriksaan pasien di tempat penelitian saya.

Yang membuat saya terharu, melalui sms ia menyatakan permohonan maaf karena melangkahi saya dan betapa niat baiknya ini justru membuat keluarga besar berspekulasi ia menikah karena hamil terlebih dahulu… *duuuh dik, Allah Maha Tahu kok…..

Pilihan menikah muda…. atau….

Bagi saya menikah muda, tidak belum ada dalam agenda. Saya masih was-was dengan konsep pernikahan itu sendiri. ‘Sayang’ dan ‘cinta’ belum cukup untuk keputusan atas pernikahan. Ada banyak hal tetek bengek di luar sana yang patut diperhatikan. Siap mental, fisik, rohani, keuangan, perubahan sikap pacar *yang selama pacaran baik banget, ga tau deh kalo udah nikah,hihihi.. keluarga pasangan, anak, pilihan karier dan pendidikan, bla bla bla… *Hwaaa… saya ga sanggup nyebutinnya satu persatu.Tapi saya juga tidak mau menikah di masa expired wanita. Setidaknya sebelum memasuki 26 tahun, saya sudah harus menggondol ijabsah, hahaha..

50 thoughts on “Menikah Muda

    • Temen saya juga udah banyak pake banget malah yang udah nikah dan sampai sekarang juga baik2 saja… tergantung pasangan yang menjalaninya. kalo niatnya untuk ibadah insyaAllah pernikahannya juga baik,😀😀

  1. kalo cwe nikah muda mungkin tidak trlalu mengherankan, dan sudah biasa trjadi..
    Tpi kalo cwo beda lagi perkaranya,
    Udah siapkah dia jdi pemimpin untuk keluarganya,
    Udah siapkah dia memberikan nafkah lahir batin..
    Hmmmm,,
    Dan kalo nanya one, jawabannya one BELUM SIAP
    Huehuehueh

  2. Saya sih nggak heran dengan pernikahan dini.🙂
    Itu adalah pilihan. Saya yakin pasti sudah dipikirkan masak-masak.
    Kalo nikah muda, tentu selama beberapa tahun ke depan hidup kedua mempelai akan ditanggung oleh kedua orang tua mereka. Jadi, seharusnya pasutri muda tersebut tinggal memikirkan lulus kuliah dan cari kerja (nanti).😀

    Pokoknya, jangan lupa nikmati saja hidup ini. Jangan lupa kasih tahu itu ya.😆

    • Komentarnya yang terakhir bikin saya jadi bertanya2 nih Mas Asop?
      Jangan lupa kasih tau apa niih?😆

      Itu dia, kalo nikah muda masih ditanggung oleh orang tua kedua belah pihak, rasanya ga enak… udah nikah pengennya kan mandiri. Kalo masih numpang dirumah orang tua itu rasane piyee….😀

  3. nikah muda…..boleh juga….boleh nggak juga…
    ada contoh kan…ortu2 dulu nikah dini…anak banyak toh rejeki Allah tetap mengalir
    atau ada yang nika tua…..anaknya baru SD tapi si Bapaknya sudah ubanan….
    so semua pilihan yang menarik….yang penting hakul yakin…😀😀

  4. nikah muda sama ga ya dengan pernikahan dini? Memang sih nikah muda itu banyak pertimbangannya tapi kalo ketuaan nikahnya kasihan juga nanti anaknya. Banyak orang yang nanyain ^eh kapan target nikahnya?^ gw jawab ajah “kapan2 aja hehe”

  5. Nikah muda…. Kalau udah mampu lahir batin, dan hati sudah mantap…. insya4llah barokah….. (saya sendiri sih belum menikah….. hehehe…. | moga ucapan saya juga berkah….)

Silahkan komentarnya disini... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s