(Berlebaran) Mengintip Cilacap

Lebaran kali ini saya lewatkan di kampung kelahiran Bapak saya, Cilacap. Walau saya sudah berkali-kali merasakan berlebaran di kota bahkan pulau lain di Indonesia, akan tetapi kabupaten yang mungil nan semilir inilah yang tetap melekat di hati.. *beuuugh…

Selain berlebaran bersama, yuuuk kita intip wisata di Kabupaten Cilacap…

Let’s Go!!!

Selamat Datang di Gerbang Kampung Cilacap

Lebaran kali ini Mbah Putri (Nenek) sudah menyiapkan jenang, wajik dan sale pisang untuk dicicipi.

Saya tidak begitu suka Jenang karena suka lengket di gigi, hehehehe

Sale Pisang ini krenyeees banget

Pantai Teluk Penyu

Ini kali ke-2 saya ke Pantai Teluk Penyu. Ombaknya besaaaaar… jadi ga bisa mandi air laut. Cukup nongkrongin kapal-kapal tangker dan perahu nelayan yang lalu lalang di sepanjang pantai ini juga udah bisa otak fresh lagi. Oh iya, yang doyan ikan asin mau kering atau basah, dibawa pulang atau langsung dimasak juga ada. Jarak pantai teluk penyu ini juga deket kok cuma sekitar 2 Km dari kota.

Perahu nelayan berderet di Teluk Penyu

Hutan Payau

Saya sendiri belum pernah ke Hutan Payau ini, namun menurut informasi dari saudara sepupu, kawasan Hutan Payau (mangrove) seluas 10 hektar ini juga layak dikunjungi. Selain sebagai obyek wisata juga banyak dimanfaatkan sebagai tempat  penelitian dari Perguruan Tinggi dalam maupun luar negeri. Terletak di kecamatan Cilacap Utara dengan jarak 8 Km ke arah timur dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Cilacap.


Wana Wisata Gunung Selok dan Srandil
Saya juga belum pernah berkunjung ke wana wisata ini. Kawasan pegunungan yang berdampingan dengan laut ini, terletak di Desa Karang Benda Kecamatan Adipala atau 26 Km ke arah timur dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Cilacap. Disamping mempunyai keindahan alam seperti gua, pantai, flora dan fauna juga sebagai tempat meditasi/ziarah bagi masyarakat yang meyakininya.

Banyak yang berziarah di Pantai Selok

Pantai Widara Payung dan Jetis
Kalau ada yang bertanya pantai yang direkomendasikan di Cilacap, yang paling pertama saya jawab adalah Pantai Widara Payung kemudian Pantai Jetis. Kawasan ini dinyatakan layak sebagai tempat selancar (surving) oleh organisasi Selancar Internasional,karena gelombang laut yang cukup besar. Sedangkan Pantai Jetis masuk wilayah Kecamatan Nusawungu bersebelahan dengan Pantai Logending Ayah Kabupaten Kebumen dengan daya tarik pantai, gelombang laut, pegunungan kapur dan dapat menyusuri sungai ijo dengan perahu-perahu nelayan yang khusus disediakan untuk wisata tirta. *hmmm…. really fun…

Pemandian Air Panas Cipari

Terletak di Desa Cipari Sidareja, merupakan pemandian air panas yang mengandung belerang dan dipercayai oleh sebagian masyarakat untuk menyembuhkan penyakit kulit.

Benteng Pendem

Benteng Pendem Cilacap atau dalam bahasa Belanda disebut “KUSBATTERIJ OP DE LANTONG TE CILACAP” terletak 0,5 Km ke arah selatan dari obyek wisata pantai Teluk Penyu. Bangunan Benteng Pendem ini memiliki konfigurasi yang amsih kokoh diantaranya barak/ ruang perajurit, klinik, terowongan, penjara, ruang amunisi, ruang tembak yang dikelilingi oleh pagar dan parit serta tertimbun tanah sedalam 1-3 meter.

Waktu kecil, saya sering diajak Bapak masuk ke Benteng Pendem ini. Tapi bagi saya yang masih kecil, Benteng ini tidak terlalu menarik karena sudah tua dan bila melongok ke dalam yang ada hanya hanya ruangan gelap dan blok-blok kosong. hiiiyyy….

Pulau Nusakambangan

Pssst… Pulau Nusakambangan Cilacap yang terkenal sebagai Pulau Penjara yang angker dan seram, sebenarnya disamping sebagai lembaga pemasyarakatan juga sebagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ini dia: Gua Ratu, Pantai Permisan, Pantai Pasir Putih, Gua Masigitsela, Pantai Karang Bandung (Pulau Majethi) yang dipercayai sebagai tempat tumbuhnya bunga wijayakusuma, Benteng Pendem, Benteng Klingker, Mercu Suar Cimiring, Monumen Altileri, Cagar Alam/ Hutan Lindung, Pantai Ranca Babakan dengan penyeberangan melalui Pelabuhan penyeberangan ASDP Lomanis Cilacap.
Sumber disini

100 thoughts on “(Berlebaran) Mengintip Cilacap

    • Hihihihihi……. emang krenyes bangettt… kalo saya balik ke semarang pasti yang jadi oleh2 paling di incer anak kost sale pisangnya dulu…
      Kalo pantainya masih kalah sama Pangandaran apalagi Senggigi… soalnya ombaknya gede, namanya juga pantai selatan…

      Hayuuuk deh ke cilacap… saya tungguuu…😀

  1. Dari Gambar-gambar diatas saya paling seneng gambar sale pisang dan hutan payau,,
    karena punya ciri khas yang berbeda dengan yang lainnya..
    saya suka hutan payau itu..sangat alami..

Silahkan komentarnya disini... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s