Ketika Jatuh Sakit

Doa Imam Zainal Abidin ’As-Sajjad’ a.s. Ketika Sakit atau Dalam Kesusahan.

Ya Allah, bagiMu segala pujian, karena tidak henti-hentinya aku bergerak, berkat kesehatan badanku, bagi-Mu segala pujian, karena penyakit yang Engkau timpakan pada jasadku.

Aku tidak tahu  keadaan mana yang lebih patut aku mensyukuriMu, waktu mana yang paling pantas aku memuji-Mu; Apakah ketika sehat, ketika Engkau senangkan aku, dengan yang baik-baik dari rezeki-Mu, Engkau bangkitkan semangatku untuk mencari ridho dan karuniaMu,  Engkau kuatkan aku untuk mentaati-Mu pada apa yang telah Kau berikan taufiqnya bagiku?

Ataukah waktu aku sakit, ketika Engkau mengujiku, dan Engkau anugerahkan kenikmatan kepadaku dengan meringankan dosa-dosa, yang memberati punggungku…

Mensucikan kesalahan-kesalahan yang telah menenggelamkan diriku, memberikan peringatan untuk memperoleh pengampunan dan menyadarkan akan penghapusan dosa dengan kenikmatan terdahulu.

Dalam keadaan demikian,apa yang dituliskan oleh dua malaikat bagiku berupa amal yang bersih yang tidak terfikirkan hati, yang tidak terucapkan lidah, yang tidak dilakukan oleh anggota badan. Tetapi semuanya karunia dari-Mu atasku, dan anugerah dari perlakuan-Mu terhadapku.

Ya Allah, sampaikan salawat kepada Muhammad dan keluarganya. Cintakan aku kepada apa yang Engkau ridhoi untukku. Ringankan bagiku apa yang telah Engkau timpakan kepadaku. Sucikan aku dari hal-hal kotor yang dahulu aku lakukan. Hapuskan dariku kejelekan yang sebelumnya aku kerjakan. Berikan kepadaku nikmatnya kesehatan. Datangkan kepadaku sejuknya kesejahteraan.

Jadikanlah jalan keluarku dari sakitku menuju ampunan-Mu; perpindahanku dari kemalanganku menuju maaf-Mu, lepasnya aku dari deritaku menuju ketenteraman-Mu, keselamatan dari kesusahan ini menuju pertolongan-Mu.

Sungguh Engkaulah yang mencurahkan anugerah, menaburkan karunia.

Maha Pemberi, Maha Pemurah (*Al-Kariem), Pemilik keaguangan dan kebaikan (*Dzul Jalaali walIkraam).

Catatan: Imam Ali Zainal Abidin ‘As-Sajjad’ ‘alaihis salaam, adalah putra Al-Husain bin Ali bin Abithalib as. Beliau adalah satu-satunya putra Al-Husain as yang selamat dari pembantaian (oleh tentara Yazid bin Muawiyah) di Karbala, Irak, pada tahun 61 H.

Sumber : Sembrani

13 thoughts on “Ketika Jatuh Sakit

  1. Pingback: 1 Syawal 1433 H « FAITES COMME CHEZ VOUS

  2. Kami sekeluarga mengucapkan,
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H,
    Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
    Semoga Kembali Fitrah. Amin…

Silahkan komentarnya disini... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s