Etika Makan di Sejumlah Negara

Foto : Kyspeaks

Ketika melancong ke negeri seberang, tak sah rasanya jika melewatkan cita rasa kuliner setempat. Namun ada aturan yang perlu diketahui urusan cara makan.

Thailand, Jangan Masukkan Garpu ke Mulut

Garpu hanya digunakan untuk membantu meletakkan makanan ke dalam sendok. Untuk menyuap, hanya gunakan sendok. Bukan garpu.

Jepang, Jangan Menancapkan Sumpit ke Mangkuk Nasi

Sumpit harus ditempatkan bersama-sama tepat di depan Anda, sejajar dengan tepi meja. Jangan pernah menancapkan sumpit ke dalam mangkuk nasi.

Continue reading

Belajar Table Manner, yuuuk…..

Perilaku table manner atau aturan yang digunakan saat makan, yang mungkin juga mencakup penggunaan yang tepat dari peralatan makan yang digunakan. Karena di dunia ini terdapat beragam budaya yang berbeda, oleh karena itu lebih baik amati table manner di tempat anda tinggal sekarang yang bertujuan untuk menunjukkan bersikap sopan pada orang lain di meja makan. Jangan lupa untuk mengingat ini agar Anda menyinggung masyarakat setempat.

Berikut adalah beberapa aturan table manner yang umum dan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam hal tata krama di meja makan yang terdapat diseluruh dunia.

  1. Continue reading

Pilih mana, Talenan Kayu atau Plastik?

Jika Anda gemar memasak, talenan tentu merupakan salah satu alat memasak yang wajib ada. Gunanya untuk memotong atau merajang berbagai bahan makanan. Namun, untuk memotong daging mentah yang biasanya mengandung kuman, talenan dari bahan apa yang lebih aman digunakan? Betulkah talenan dari akrilik, plastik, atau kaca lebih baik?

Jangan lupa setelah dipakai, talenan dicuci lagi yaa....

Perdebatan mengenai penggunaan talenan dari kayu atau plastik memang telah lama terjadi. Talenan kayu umumnya lebih berpori, sehingga membuat bakteri mudah terserap ke dalamnya. Namun, ahli mikrobiologi dari Food Research Institute di University of Wisconsin mendapati bahwa kayu memiliki sifat alami pembunuh bakteri, yang membuat bakteri akan mengering dan mati dalam 3 menit. Sedangkan talenan plastik tak hanya akan membuat bakteri tetap hidup di permukaannya (karena sifat plastik yang keras dan tak berpori), tetapi juga menggandakan diri dalam semalam.

Continue reading

Yummi-nya Gongso Babat Semarang

Ini tahun k-4 saya menempuh studi di Kota Atlas – Semarang. Hampir separuh kota ini sudah saya kelilingi (walau kadang lupa-lupa ingat jalannya, hehehe). Dari sekian banyaknya jajanan dan hidangan yang berlimpah, mulai dari Lumpia, Bandeng presto, Tahu Gimbal, Mie Djowo, dan kawan-kawannya yang lain, satu yang paling melekat di lidah (ceilaaah) adalah Gongso Babat.

Rasanya piye ya? Babatnya kenyal empuk ditumis dengan bumbu yang komplet ditambah dengan nasi putih yang masih kemepul hangat! Nyam..nyam..

Continue reading

Resep Nasi Goreng a la Anak Kost

Bingung mau makan apa pas pagi-pagi??? Atau masih ada nasi sisa semalam yang masih enak dan sayang kalo dibuang?? Yuuuk bikin nasi goreng aja. Intip resep Nasi Goreng a la Anak Kost berikut ini!

Kenapa disebut Nasi Goreng a la Anak Kost??? Ooow…bener banget karena resepnya dibuat sama anak kost tulen, sederhana, praktis, dan yang penting gak kalah enak sama buatan ibu-ibu yang udah jago masak. hehehe

Continue reading

Resep Pecel

Beberapa bulan belakangan ini, aku semakin tergila-gila dengan Pecel. aku menyebutnya Indonesian’s Salad. Dalam 1 porsi pecel, ada sayuran lengkap mulai dari kangkung, kacang panjang, taoge, wortel dan kawan-kawannya, ditambah sambal pecelnya yang terbuat dari kacang tanah yang ditumbuk halus menambah gurih citarasa pecel. Hmm…yummy… membayangkannya saja aku udah ngiler. Apalagi di Semarang, tempat nomaden ku saat ini, bisa dikatakan warung pecel ada dimana-mana. Bahkan di depan kost ku ada 2 warung pecel, 1 pecel Boyolali (asal penjual warung pecelnya) dan 1 pecel Semarang. Padahal komposisi sayurannya ga jauh berbeda, tetep kombinasi sayuran itu-itu lagi. Tapi yang paling yahuud…menurutku pecel Madiun di depan PDAM Kelud Sampangan. Buka tiap hari dari jam 07.30 pagi sampai jam 12.00an siang. Harganya juga pas dikantong. Apalagi menu tambahan pecelnya macem-macem. Mulai dari telur mata sapi, tempe tahu bacem, jeroan, bakwan sampai sayap ayam goring pun ada.

Kebetulan pas pulang kampong kemarin, sempet bikin pecel di rumah. Siapa tau bias dipraktekin juga ma readers disini…

Bahan Pecel :

1 ikat kangkung muda

1 ikat kacang panjang, potong @ 2 cm

1 ikat bayam muda

200 gram taoge atau jenis sayur lain sesuai selera

Garam secukupnya

Rempeyek kacang atau kerupuk lain sesuai selera

Sambal Pecel *:

250 gram kacang tanah sangrai/goreng, cincang kasar

6 buah cabai rawit

2 buah cabai merah

1 sendok teh kencur cincang

3 siung bawang putih

3  lembar daun jeruk purut

1 sendok teh asam jawa

1/4 sendok teh terasi

300 ml air matang

garam dan gula merah menurut selera

(* Kalau mau yang praktis, saat ini udah banyak sambal pecel yang udah jadi dijual dipasaran, rasanya juga ga kalah kok. Tapi kalo ingin lebih mantap, memang lebih enak buatan sendiri)

Cara Membuat Pecel :

1.      Rebus secara terpisah masing-masing sayuran, tiriskan.

2.      Sambal pecel : tumis cabai, kencur, bawang putih, dan daun jeruk dengan 3 sendok makan minyak goreng, tiriskan. Haluskan bersama kacang goreng, beri air matang, aduk kental. Hidangkan sayuran dengan sambal dan rempeyek kacang.

Cara membuat Rempeyek Kacang :

1.      Rempeyek kacang : haluskan 10 buah kemiri sangrai/goreng, 5 siung bawang putih, 2 sendok teh kencur cincang, 1 sendok teh ketumbar, dan 1 sendok teh garam.

2.      Campur 200 gram tepung beras, 50 gram tepung sagu, bumbu halus, 1 butir telur kocok, aduk, tuangi 450 ml santan cair sambil diaduk menjadi adonan yang licin. Masukkan 5 lembar daun jeruk purut iris halus, dan 200 gram kacang.

3.      Tuang 1 sendok sayur adonan di pinggir penggorengan. Biarkan mengeras, lepaskan dengan sendok penggorengan, bawa ke tengah, goreng dengan api kecil sambil dibolak-balik hingga kering kecokelatan. Angkat, tiriskan.

Selamat berkreasi….

Pepes Tahu

Pasti sobat semua pernah makan yang namanya TAHU.

makanan yang terbuat dari kedelai ini emang bisaaaa aja dibuat macem2 masakan…

dan ini nih salah satu masakan favoirtku.. PEPES TAHU !!!. murah meriah, non-kolesterol, dijamin enak pula!!!

Bagi anak kost yang gak punya kompor, bisa kok di kukus pake magic jar (Rahasia!! ini pernah aku lakuin lho…hasilnya oke-oke aja…tapi kasian si magic jarnya…udah mungil dikasih beban pula buat ngukus….hehehehe).

Aku kasih tau resepnya deh…

PEPES TAHU

 

BAHAN:

1 bungkus tahu putih atau kuning (biasanya isinya 5-6 buah tahu), HALUSKAN.

1 butir telur ayam (tapi kalo ga pake juga ga apa2 kok, dijamin te2p enak

2 tangkai daun bawang, potong halus

2 buah cabai merah, potong serong tipis

Garam secukupnya

Daun Kemangi

Daun pisang untuk membungkus

 

BUMBU

3 butir bawang merah

1 siung bawang putih

(* kalo ga mo repot bisa pake bumbu penyedap masakan, PRAKTIS…hehehe)

 

Cara membuat:

  • Campur bumbu, daun bawang dan cabai merah. Aduk rata.
  • Masukkan telur, tambahkan tahu yang sudah dihaluskan.
  • Ambil daun pisang, beri adonan tahu
  • Sisipkan daun kemangi secukupnya
  • Kukus selama 30 menit sampai matang.

 

Selamat Mencoba….. 🙂