Sebulan Setelah Wisuda

Sei, gimana? kapan lulus?”

Setelah beribu-ribu galau menerpa karena tak kunjung diwisuda, akhirnya hari nan keramat itu tiba juga. (24 April 2012) Saya bersama 98 mahasiswa lain satu jurusan tapi berbeda angkatan diwisuda dan diangkat sumpah.

Teman-teman pun berbondong-bondong  men-tag foto wisuda sampai Wall FB saya penuh oleh gambar toga. hihihi.. ada juga beberapa butir kata perpisahan seperti yang saya kutip berikut ini:

“Ada bahagia mengharu biru. melihatmu memakai baju itu, baju “kebesaran” kataya. selain karena bentuknya yang besar, baju itupun besar maknanya: perjuangan menyelesaikan amanah kuliah, baik itu 3,5, 4, 4,5 bahkan 5 tahun. namun, di balik hiruk pikuk ini, di balik baju kebesaranmu itu, aku sempat mengintip duka. Rasanya waktu begitu cepat berlalu. Baru saja aku membersamaimu.Baru saja aku belajar banyak hal darimu. Tapi kini kau harus pergi meninggalkan.”

Dramatis yaa….???

Continue reading

Musik dalam Latar Hidup Saya

Suatu ketika saya berteman dengan seseorang. Dia baik dan selalu ingin tahu. Tapi bukan itu yang membuat saya selalu mengingatnya. Dia selalu menanyakan lagu yang saya suka, “Sei, kamu lagi suka lagu apa?”. Pertama kali saya bengong ditodong pertanyaan seperti itu dan selalu menjawab asal saja judul lagu yang terlintas dalam benak saya.

Saat hari kelulusan sekolah sudah semakin dekat, akhirnya dia menceritakan rahasia kecilnya. “Lagu yang sekarang kamu sukai adalah cerminan hatimu saat ini”. Ehh…masa sih? Lantas kalau saya sedang suka dangdut, berarti jiwa saya sedang asik berjoget atau saat saya sedang bermuram hati lagu yang saya sukai pasti yang cengeng dan melow. Ada juga yang bilang, kalau lagu atau musik itu mencerminkan umur. Hahaha…I don’t know….

Hanya saja yang saya tahu setiap orang pasti memiliki lagu latar dalam kehidupannya. Layaknya drama, akan lebih meriah, indah dan berkesan saat diiringi paduan musik yang tepat.

Saya selalu suka dengan musik klasik dan pop, apalagi jika ditambah denting piano, gesekan biola atau petikan gitar akustik. Lantas musik apa yang menjadi latar kehidupan teman-teman?

Broken Heart

It’s the worst feeling in the world to love and hate someone all at the same time.

And it’s hard to watch things change when all you want is for them to stay the same.

It’s funny but stupid how you want everything and nothing at the same time.

It’s crazy when you want to let go, but you keep holding on.

And when you want to move on, but you’re stuck right where you started.

When feelings come and go and you can’t decide what you want.

When you have so many things to say but you don’t know where to start.

When you want them in your life so bad, but all you can do is push them farther and farther away.

It’s so hard to think back to how things used to be and look at it now and realize that things are different and they may never be the same.

You tell yourself it’s not worth it, but if it really didn’t matter, you wouldn’t spend so much time thinking about it..

Punya Anak (Kucing) Baru


Sejak kecil saya sudah jatuh cinta dengan kucing. Kucing apa aja. Mau kucing kampung, kucing pesek, kucing gondrong, hello kucing (iya… garing yaa…maksudnya Hello Kitty) sampai kucing-kucingan yang doyan nongkrong di etalase toko. Sebelumnya juga saya sudah pernah memposting tentang kemesraaan saya bersama si kucing yang sayangnya berakhir tragis.

Rupanya takdir masih ingin mempertemukan saya dengan para kucing ini.

Cerita berawal dari eks-kos saya, yang YA AMPUUUUUUNNNN… populasi kucingnya saingan dengan populasi anak kos disitu. Saya sih yang dari awal di-fans-in ama kucing, enjoy-enjoy aja. Walau emang, tingkah para kucing ini kadang buat naik tensi.

Ada satu kucing yang kayanya kepala geng disitu. Warna bulunya coklat campur item dekil. Mukanya gahar, saya aja sering dipelototin kalau lewat depan itu kucing. Badannya gede banget, ngalahin ember saya yang buat nampung cucian kotor. Ternyata si kucing preman ini punya banyak affair dengan kucing betina disekitar komplek (beeeuuuhh… saya udah mirip fenita rose aja). Rupanya hubungan ini menghasilkan 3 kucing kecil yang seneng banget bersarang di depan kamar saya.

Pembaca tau apa yang terjadi kemudian….

Continue reading

Slogan di Blog, Penting gak sih?

Kemarin (16/2) partner in crime saya membawa kabar tentang sayembara slogan perusahaan ditempat dia bekerja. Hadiahnya  berapa??? Nopek go. Kan lumayan bisa buat beli celana jeans baru yang sekarang udah kaya gembel. XD

Ngomongin slogan, saya jadi keinget slogan di blog. Penting ga sih? PENTING donk. Sebuah blog yang baik *blog yang kalem, cerdas dan ga pecicilan >__< harus mempunyai ciri khas yang membedakan dengan blog lain.  Yang paling penting adalah mencerminkan blog kita sendiri.

Oke, akhirnya saya mulai mikir, slogan yang bagus buat blog ini apa ya?

*CLING! akhirnya dapet ide, kaya gini nih…

Cihuy!!! Mantaph kan? terus artinya apa yaa???
The only journey, is the journey within. Bagi yang dapet nilai bahasa Inggrisnya pas-pasan kaya saya, diartiinnya jadi kaya gini nih “Hanya sebuah perjalanan, dalam perjalanan“. Memang membingungkan ya? -_-‘
Yo wes lah, ga usah dipikirin. Intinya, blog ini layaknya perjalanan saya dalam hidup. Apa yang sedang saya suka, apa yang sedang saya pikirkan, yang menginspirasi saya, yang membuat saya jatuh hati, yang membuat saya terkagum-kagum, etc  >___<

Kalo slogan blog sahabat apa? bagi cerita disini yaaaa………… 😉

Ujian Skripsi

Fuiiiiihhhh…..

Akhirnya setelah lama berjibaku selama 9 semester *keliatan mahasiswa males, hohoho… nama saya ada dalam daftar mahasiswa ujian skripsi tanggal 8 Februari 2012 jam 8.00 WIB.

Seneng dooonk…??? Iya laaah…

Tapi kebanyakan spechless  dan nervous-nya..

Kawan-kawan doakan saya yaaaaa……

yang doain pahalanya nambah loooh >_____<

Ceria mau ujian skripsi : P

# See you

Stupid Period

I try to be just normal and happy most of the time, but I was going through highly depressed stage. Since my hormones are just on freeze at the moment.

I realise when it’s happening and I realise that I’m doing it, but I can’t help it for some reason and I just feel so sorry that I just become a little monster for a week and a half every month.

It’s the awkward moment when i feel like crying but i know that’s just the hormones talking. For no reason that day seems sadder than other days. I just want to eat my feelings.

How do I be careful not to show you what I feel of kinda crazy but it’s replay replay replay again….

Thinking about laundry

Dari keseluruhan aktifitas hidup, sepertinya lingkaran cuci-jemur-angkat-setrika-masuk lemari-pakai lagi adalah satu-satunya hal yang paling membuat saya bosan.

Sejak kecil saya paling ogah-ogahan bila disuruh melakukan yang satu ini. Hal ini terus terjadi dalam hidup saya sampai sekarang, mungkin sampai saya tua. Ibu saya sampai jengkel dan memarahi saya “Kalau begitu, jangan ganti baju. Pakai terus bajumu sampai hilang sendiri dan tidak perlu dicuci”.

Sekarang saya sudah ‘hampir’ melepaskan status mahasiswa. Selama 4 tahun ini, saya lebih baik menghemat uang pulsa untuk me-laundry. Tapi saat saya tidak punya uang sama sekali, saya bisa juga bersentuhan dengan sikat, deterjen dan setrika.

Jika manusia normal mencuci baju satu ember dalam waktu 1 jam, saya bisa menghabiskan waktu 8 jam.

Continue reading

Catatan Harian

Catatan Harian

Saat berumur enam tahun, saya dibelikan sebuah buku catatan harian oleh ibu saya. Saat itu, menulis pun saya masih kepayahan. Cerita pertama yang saya tulis adalah tentang kecerobohan saya menumpahkan minyak goreng yang baru ibu beli. Entah kenapa, sampai sekarang pun saya tetap ceroboh. Itulah buku catatan harian saya yang pertama.

Sayangnya sekarang sudah hilang. Padahal akan sangat menyenangkan melihat tulisan kita 15 sampai 20 tahun yang lalu.

Sampai sekarang saya masih rutin menulis catatan harian, walau tidak rutin setiap hari. Hal-hal yang kita anggap sederhana dan sepele ternyata berarti dikemudian hari.

Yang paling unik adalah catatan harian saat usia saya 13 sampai 15 tahun.  NORAK. Saat itu saya sedang puber. Sudah mulai menyukai lawan jenis, centil dan lebay. fufufufufu

Continue reading